Senin, 28 Desember 2009
Senin, 21 Desember 2009
Jiwa merebah dalam kepakan sayapnya
Terbuai gelora indah
Yang tak sedikitpun lara
Hati bergelora
Bagai hendak bertanya:
“Siapakah engkau yang membawa jiwa?”
Itulah kamu yang kudambakan
Dalam elok cinta yang semakin mendamba
Disini aku berdiri
Disini aku menanti
Selamat datang pada hati
Kepakkan sayapmu disini
Disisi hati yang pernah luka
Beri aku cinta lagi
Kuberjanji sepenuh hati
Diri ini takkan lukai
Tanpa ada kamu
Detak seakan tak ada
Hilang jiwa terbawa
Aku didalam lingkaranmu
Aku didalam langkahmu
Aku yang inginkan kamu
Sejak pertama hadirmu dihidupku
Jujur kukatakan
Inginku didekapmu
Dipelukmu hingga habis masa
Selamanya dalam cinta
Tapi cinta tetap tak bisa dipaksa
Selayaknya hidup yang harus memilih
Begitupula engkau yang telah memilih
Bahwa aku bukanlah pilihan
Aku rela
Karena cintaku begini adanya
Minggu, 11 Oktober 2009
Jumat, 09 Oktober 2009
Semua sekejap
Semua berlalu cepat
namun lama aku terjerat
dalam keterpurukan
Kesedihan ini
Entah apa artinya semua
Kesalahanku kah?
Atau egoku mungkin?
Semua tanya tak berkesudahan
Setelah kau jauh apalah artinya aku
Setelah kau pergi, lemahku dalam diam
Sekeliling angin menghembus
lalu daun jatuh dalam nelangsa
perlahan...
dan perlahan
dan tak habis airmata
Pilu...
Mungkin sampai nanti
Hinggga akhir hidupku
Ku tak tahu
Senin, 05 Oktober 2009
Minggu, 20 September 2009
Namun sebuah akhir
Akhir dari harap dan tanya
Dulu sempat berpikir raga sanggup
dan jiwa bertameng
Nyatanya tak ada kekuatan
Rapuh dan nanar dalam tangis
Jiwa ini meronta
Tapi jawab telah terucap
26 Juli tak terlupa
Sebuah awal sekaligus akhir dari tanya yang tlah lama
Kenangan indah
Tentang aku
Cintaku
Dan asaku yang sempat hilang
Senin, 22 Juni 2009
tentang mimpi
dan duri-duri dihati
Pada siapa kubersaksi
Ingin meraih bintang
merajut mimpi
dan punahkan sepi
Namun sanksi diri ini
lalu bercerita pada malam
Pada bintang
Dan sinaran yang menghampiri
Tak kudapat jawab pasti
Cinta adalah misteri
Cinta adalah benderang
dan cinta adalah romansa
Romansa indah yang bertaut
pada rangkaian puisi indah
tentang aku, cintaku, dan kisahku
Minggu, 21 Juni 2009
Dan tak berdaya diri tuk mengelak
Kau bawa jiwaku kedalam sukmamu
Mengitari sejuta mimpi indah kau dan aku
Kau bawa sejuta harapan kembali kepelukan
Kau ajarkan aku tentang cinta
Kau ajarkan aku tentang rasa
Kau ajari aku arti hidup ini
Terima kasih cinta
Terima kasih atas semua
Semua yang tak tau bisakah terbalas olehku
Senin, 04 Mei 2009

Ketika cinta hadir
Kadang kita tak tersadar
Tatkala ia menjauh
Barulah terasa sesal
Begitulah aku,
Hidupku,
Dan kepalsuan
Roda hidup ini
adalah ketentuan tak berkomitmen
Semua ada tanpa pernah permisi
Begitupun rasaku,
Hatiku,
dan sesal yang kini ada
Seperti angin semua berlalu
Cepat
dan tak bisa kutahan
Kadang kucari makna dengan caraku
Salah......
Salah......
Semua salahku
Prestise bungkam semua mimpi indah
Bersamanya....
dalam cintanya yang kutahu untukku
Jumat, 10 April 2009

Dan saput jelaga dimatamu
Lalu renungkan arti diatas semua
terkadang,,,
Kepedihan hadirkan sejuta makna
Makna indah....
tentang hidup,
tentang kamu,
dan semua cerita
Renungkan...!!!
Renungkan semua dalam doa
Pada-nya semua berserah
Pada-Nya semua berpasrah
Gantungkan...!!!
Gantungkan kehendakmu pada kuasa-Nya
Usahlah bersedih
Usahlah menangis

Ingin bercerita tentang sepi
Pada siapa kubersaksi
Samudera ini…
terlalu luas tuk diarungi
Jiwa nan lara kemana pergi
Mencari jejak cahaya hati
Yang sebercak kucari
Suara ini tak punya arti
Ingin bercerita tentang sepi
Dan sunyi yang kubenci
Cerita ini
Dan titah sedih
Ingin kuakhiri
Dengan setitik daya ini
Rabu, 25 Februari 2009
Rabu, 18 Februari 2009

Bidadari itu pergi
Dan kini hanya sendiri
Dalam kerinduan yang tak terperi
Berlari
Dan mencari jejak dalam kalut ini
Sesak ini….
Kenyataan ini membungkam raga
Membawa asa terbang
Mengitari sukma yang sejengkal tersisa
Jiwa ini tersiksa
Dan raga rapuh tersemai sepi
Terpuruk dalam lamunan dan sesal yang berdiri disisi
Hingga deraikan kepedihan atas salah ini

Ceritakan sendumu pada pelupuk hatiku
Maka kusirami hatimu dengan sajak kecil
Berdirilah….
Dan lepas bimbangmu
Dekap saja raga ini
Dan biarkan hilang sedu itu
Bersandarlah padaku
Dan hapus linangan itu
Masih ada cinta di dunia
Terbanglah….
Terbanglah mengitari pelangi
Lalu hapus jelagamu
Tegar itu peluru
Peluru yang kelak kan menembus hitammu
Maka dekat padaku
Dan beri separuh jiwamu untukku
Kan kujaga sepenuh jiwa raga
Maka tahukah engkau
Tak pantas kau menangis untuknya
Karena sepi adinda pergi
Karena lelah adinda berubah
Raga tak sabar menanti cinta
Dan kasih rapuh diusang masa
Aku dapat mengerti itu
Tentang kamu
Tentang apa yang kau rasa
Karena cinta aku bertahan
Dalam kejauhan ku tetap berharap
Dalam keinginan ku tetap bersabar
Berharap kau menanti
Menunggu hadirku lagi
Masih terasa detik-detik indah
Malam itu
Saat kuungkap arti cinta dalam kata
Tentang kita
Dan mawar indah
Namun kini
Saat kembali usai sudah
Engkau tlah bersamanya
Tak tertahan kesedihan
Linangan pilu mendekap asaku
Sesaat terlintas kenangan itu
Kucoba mengerti
Kucoba bertahan
Jikalau itu yang kau ingin
Aku pahami
Aku mengerti
Bahwa cinta tak harus memiliki
Hidup kadang sulit dimengerti
Kadang hitam, kadang putih
Noktah terkadang butakan mata
Dan benci meraja
Bahkan hingga senja meraba
Keranda itu membawa dosa
Pucat pasi
dan belanga hitam menyimpan kebusukan
Kadang hidup sulit dipahami
Berjuta kejujuran kian lenyap
Dan materi bertahta tinggi zaman ini
“Ada apa dengan semua?”
Sungguh dalam cinta yang kusimpuh
Sungguh besar harap yang kutadah
Tak terperi rasa ini berkelut
Antara keinginan dan jiwa yang besar
Bahwa kau telah berpunya
Bahwa kau telah dimiliki
Berat memang kusandang semua
Berat memang smua kuterima
Namun,
Jiwa ini berkata
Bahwa cinta tak harus memiliki
Bilakah ada hari esok
Kuingin kau tau
Segenap jiwaku tlah bersamamu
Bilakah esok masih ada
Kuingin trus disampingmu
Dan bisikkan kata:
“Aku bahagia, bila kaupun bahagia”
