Senin, 20 September 2010

Presentasi Kehidupan

Hidup adalah keharusan yang nyata namun sebenarnya fana
Hidup adalah waktu sempit yang bisa hilang meski tak sempat tergenggam
Hidup adalah sajak tentang bermacam emosi
Hidup adalah pelangi dengan bermacam warna didalamnya
Hidup adalah pertarungan hitam dan putih
Hidup adalah jalan yang harus dilalui
Hidup adalah kesatuan dari berbagai macam unsur
Hidup adalah tempat memuji Illahi
Hidup adalah disini
Tempatku berdiri
Dan tempat mencari arti

Sabtu, 11 September 2010

21 Agustus 2010

Hidup bukan hanya terbatas pada sebuah garis lurus...
Aku mengerti
Hidup bukan hanya sebatas perputaran roda yang tak mungkin membalik arah
Ya, akupun pahami

Namun hidupku adalah masa yg berbalik lalu stagnan pada satu perkara bernama kesendirian
Tidakkah kau tau?
Jujur jiwa dan raga menolak, namun kenyataan berkata demikian !
Apa dayaku?
Menangispun ku tak mau
Itu tabu bagiku
Sedangkan tertawa
Menjadi duri adanya

Aku menarikan pena disini,
Dalam lembar putih
Bukan untuk menafikan sedih
Bukan untuk menampik duka
Karena itu guru yg nyata bagiku
Aku yang selalu galau hanya ingin kau tahu resahku..
Karena akupun tak sempurna, begitu pula dengan kamu..

Pagi 25 Juli 2010

Aku dalam permainan risalah hati
yang tak punya isyarat
dan tak pula memberi salam dari surga
Aku diperangkap gelombang hasratku

Kamu tak mengerti mengapa batin ini meringis
Kamu tak mengerti kenapa aku berpuing
Karena sekarang kucoba menertawai kehancuranku
Itu saja !!! Dan kau pasti tak tahu

Tak ada isyarat kau datang dihidupku
Dan tak ada isyarat jika kini aku berada pada titik nadir hidupku untuk kesekian kali
Tenang saja, ini bukan salahmu !
Hanya aku yang terlalu melebihkan semua yang terlalui
Tenang saja, ini bukan salahmu !
Ini salahku...

Pagi ini untuk kesekian kalinya kupanjatkan doa tentangmu
Bukan keluhkan kamu, tapi untuk yang terbaik bagi kamu
Maka selamat jika sekarang kau bersamanya
Selamat untukmu, dan kebahagiaanmu

Catatan 8 Agustus 2010

Aku tak bisa berjalan pada sisi keharusanku
Pada kenyataanku
Pada noktahku yang tertera pada garis tanganku bahwa aku harus melupakanmu
Tak kusangka betapa rapuhnya aku

Aku berjalan pada satu masa yang semu
Tak kutentukan arah
Karena bayang khayal yang selalu ku tuju
(Kamu...! Kamu...! Ya, itu kamu...!)

Ku tahu ini keliru !
Mungkin kau sebut omong kosong
atau teori sejuta lelucon tentang aku dan kamu.
Tapi tak apa !!!
Ini kebodohanku yang buatku mengila dan semakin menggilaimu !!!

Egoku berjalan pada perjalanan yang berjalan menjauh namun terus kujalani
Langkah demi langkah...
Dalam masa yang kian kelabu
Dan kamu wanita yang selalu kutuju dalam perjalanan itu

Terserah apa kata dunia
Karena ku yakin kejujuran hati tak henti bernyanyi
Bahwa hanya kamu jalan tujuanku dalam duniaku
Terserah apa kata dunia dengan sejuta cemoohnya
Namun kamu mesti tahu... Bahwa engkaulah Duniaku

Penelusuran Blog/ Website