Langkah terhenti, semua sirna seketika
Harapan itu, mimpi itu hilang bersama sebuah kata yg kau ucap
Padahal rasa cinta terbentang pada nadir hidupku
Biarlah...
Semua kupasrahkan
Tak ada yang pasti kali ini
Pengharapan telah terlepas
Namun hati tlah berbesar tuk relakan
Bahagiamu, bahagiaku juga
Walau sakit perasaan
Kucoba menahan
Trus bertahan....
Menatap bintang
dimensiku sendiri hilang
sedikit terluka
semoga hilang dalam tafakkur ini
Kadang berpikir ikhlaskah sudah
Padahal airmata basahi pelupuk mata
Barangkali memang rapuh diri ini
Rapuh karena inginku yang berlebihan
atas suatu hal yang tak mungkin kurengkuh
Namun ini cintaku
Kadang menggila
Ah biarlah
Kuterima saja semua
Inilah suratan
Pada lingkaran roda
Hidupku tak mungkin milikimu
Namun kubahagia bisa mencintamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar